Sigar & Api

Sunday, 13 May 2012

Naratif Bunda.

Tersadung cium tanah
tergores lutut
--berdarah

Berkawan salah pilih
lalu terjerat dek janji
--tak nampak jalan kembali

Meraung di tengah malam
ada sakit dalam dada
--sungguh tak terperikan

Dibuang ke simpang jalan
dipijak tak terkasihankan
--maruah jadi alas kaki orang

Di setiapnya
ada bunda sedang sedia
mendepa tangan
menyambut sedu sedan kita

Dia ‘kan jadi air
--menyembuhkan

Dia ‘kan jadi cahaya
--menunjukkan

Dia ‘kan jadi dodoi
--mendamaikan

Dia penuh sayang
--tak terhabiskan

Carilah bunda anakanda sayang
dia sedang bersimpuh menunggu kau datang.

Labels: